3 Cara Menghitung Skor TOEFL Berdasarkan Jenisnya

cara menghitung skor toefl

Bagi kamu yang berencana untuk melanjutkan pendidikan, tentu sudah asing dengan yang namanya TOEFL. TOEFL biasa dikenal dengan sebutan Test of English as a Foreign Language. Ada banyak cara menghitung skor TOEFL berdasarkan jenis TOEFL yang diambil.

Umumnya tes bahasa Inggris semacam ini terbagi dalam dua jenis, yakni TOEFL untuk jenjang SMA/MAN dan TOEIC untuk jenjang SMK. Keduanya sama, hanya saja TOEFL jaringannya lebih luas dan sering dijadikan syarat masuk instansi pendidikan atau syarat melamar pekerjaan.

Sejarah TOEFL dan Lembaga Penyelenggaranya

TOEFL merupakan tes bahasa Inggris yang sudah dijadikan standar Internasional. Fungsinys sendiri untuk mengetahui kemampuan berbahasa Inggris seseorang diluar dijadikannya Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran. Hal tersebut mengingat bahasa Inggris adalah bahasa resmi.

Jika dilihat, hampi seluruh kampus di AS, Australia, Kananda, hingga Eropa menjadikan TOEFL sebagai syarat masuk perguruan tinggi mereka. Itulah sebabnya kamu perlu mempelajari cara menghitung skor TOEFL untuk mengetahui apakah skormu masuk dalam kriteria atau tidak.

Cara Memperhitung Jumlah Skor TOEFL

Cara menghitung skor TOEFL dibagi dalam beberapa cara, tergantung pada jenis tes apa yang diambil. Terdapat tiga perhitungan, yakni TOEFL PBT, CBT, dan ITB. Berikut penjelasannya.

1. Menghitung Skor TOEFL PBT

TOEFL PBT atau Paper Based Test dalam penghitungannya menggunakan bantuan sistem konversi. Artinya setiap jawaban memiliki nilai tertentu, sebagai contoh jika jawaban benar memiliki nilai 30, maka dua jawaban benar bernilai 31, dan berlanjur hingga seterusnya.

Range nilainya sendiri antara 220 hingga 667. Untuk tabel konversinya dapat kamu lihat pada web yang membahas tentang TOEFL jenis PBT. Koreksi jawabanmu, lalu jumlahkan keseluruhan nilai dari jawaban yang benar, bagi tiga, dan kalikan 10, skor pun akan ditemukan.

2. Menghitung Skor TOEFL CBT

Untuk selanjutnya adalah cara menghitung skor TOEFL jenis CBT. Computer Based Test memiliki besaran nilai yang berbeda dengan jenis PBT. Range skor finalnya berkisar antara 0-300. Hitungannya pun juga sama, tidak jauh berbeda dengan TOEFL jenis PBT di atas.

Kamu tinggal mengkoreksi jawaban yang benar untuk sesi reading, listening, serta writing. Nantinya jawaban yang benar akan memiliki besaran nilai yang sudah ditentukan. Nilai yang keluar tinggal kamu jumlahkan saja. Selanjutnya bagi nilai keseluruhan dengan 3, lalu kali 10.

3. Menghitung Skor TOEFL ITB

Yang terakhir ialah ITB atau Internet Based Test. Untuk penghitungan tes jenis satu ini bisa dibilang lebih rumit. Jika PBT dan CBT memakai hitungan manual oleh manusia, maka ITB memakai bantuan komputer dalam penghitungannya untuk hasil yang lebih akurat dan tepat.

Dalam syarat penilaiannya, di akhir sesi akan satu pertanyaan yang harus kamu jawab untuk memperoleh nilai resmi. Ada tambahan sesi speaking, serta penulisan jawaban esai yang wajib kamu isi untuk menambah skor final. Range nilai tiap sesi antara 0-30 dengan cara hitung sama.

Itu tadi tiga cara menghitung skor TOEFL berdasarkan jenisnya. Biasanya penghitungan tersebut hanya dipakai sebagai patokan saja karena skor nantinya juga akan dihitung oleh pihak penyelenggara TOEFL itu sendiri. Nantinya peserta akan mendapat sertifikat nilainya saja.

Untuk lembaga penyelenggaranya sendiri berpusat di Amerika Serikat bernama EST (Educational Testing Service). Jika kamu berencana mengikuti tes TOEFL, ada baiknya persiapkan diri dengan belajar banyak kosa kata bahasa Inggris agar hasilnya lebih memuaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.